Hidup adalah Judulnya.
AKU. Lelaki yang tidak memiliki materi berlebih. Tidak sama sekali ada ketampanan dalam diri. Apalagi popularitas yang menghiasi hidup ini. Tetapi, aku merasa cukup. Tidak ingin berputus asa. Betapapun kerasnya ujian hidup yang menerpa. Sebab, aku ingin belajar apa itu arti bersyukur yang sesungguhnya. Keluarga. Teman. Kekasih? hem, mungkin karena mereka semua. Tapi yang utama. adalah jalan indah Tuhan yang maha Esa. Membuat hidup bisa bertahan sejauh dan sebahagia ini. Pernahkah kalian merasa hidup ini berat? Pernahkah kalian merasa hidup ini tidak adil? Pernahkah kalian merasa kesulitan yang ada dalam hidup kalian adalah yang terberat? Tanpa menunggu jawaban kalian, dengan lantang aku sendiri pun akan menjawab iya. Tapi, apakah yang terjadi benar demikian. Kalau memang seperti itu, siapakah yang salah? Atau siapakah yang harus disalahkan? Mungkin jawabannya tidak ada. Kenapa? Karena... Sore, 29 Desember 2015. Ketika itu, Kehancuran seperti datang menimpa tanpa pernah member...