Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2017

Terimakasih.

Gambar
Aku kembali menulis tentang dia. Dia yang pernah kusebut, datang untuk menghadirkan cinta. Cinta yang mungkin telah lama mati karena rasa sakit di hati. Semua menganggap dia itu biasa saja, tapi mereka tidak pernah melihat ada sesuatu berbeda yang dimilikinya. Dia seolah tau caranya menghargai setiap tutur kata yang keluar dari lidah. Dia juga selalu bisa meredam setiap amarah yang mulai memuncak. Dan pada akhirnya, api dalam dada ini kembali padam dan tenang kembali. Pernah suatu waktu aku pergi dengannya. Berbincang bersama untuk menghabiskan waktu yang tersisa karena harus pergi di selah-selah jam kerja. Kita selalu berbicara tentang masa lalu. Aku mengerti aku dan dia mungkin memiliki masa lalu masing-masing. Namun aku belajar banyak darinya. Bagiku masa lalunya itu tidaklah penting. Karena yang aku ingin lihat adalah dia yang sekarang, juga di kemudian hari. Aku yakin dia akan jauh lebih baik. Akupun begitu. Aku terlalu buruk, juga belum bisa menjadi seorang lelaki ya...