Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2016

Jatuh Cinta Tidak Hanya Lewat Mata

Sayang, apakah kamu tahu? kekuranganmu itulah yang sudah buatku jatuh cinta hingga susah sekali untuk melupakannya. Akupun tidak tahu bagaimana bisa kamu menembus masuk ke dalam hatiku meski sebelumnya sudah banyak yang mencoba namun gagal dan tidak bisa. Sangat hebat sekali ternyata kamu yang bisa mencairkan hati ini yang sudah serupa dengan gundukan es di antartika sana, tanpa menghancurkannya. Ku kagumi kelemahanmu. Ku Cintai semua kekuranganmu. Itu bagiku indah, kau yang tak sempurna. Aku menyanyikan lagu ini untukmu, dan sepertinya kamu suka. Sepertinya kita harus lebih sering mendengarkan dan menghayati lantunan lagu ini bersama, karena liriknya sangatlah indah. Bagiku lagu ini sama indahnya dengan mencintai sosok gadis sepertimu, yang kuyakini tidak akan pernah menyakiti. Saat senja datang gantikan siang. Mereka bilang kau malam tanpa bulan. Beda, tak sama, kau yang tak sempurna. Bagiku kau segalanya, murni estetika. lagu ini terus kunyanyikan untukm...

Terima kasih sudah kembali.

Gambar
Semua kerinduanku memang masih untuk kamu. kamu yang aku tinggalkan begitu saja, dan kini terbaring di dalam luka. Aku sangat menyesal karena Itu semua memang kesalahanku. Tidak apa-apa kalau kamu nantinya tidak mau memaafkanku Atau bahkan membenciku, Aku rela mengalir deras di dalam kesedihan ini asal aku bisa melihatmu bahagia kembali di kemudian nanti. Dalam hatiku sebenarnya masih menginginkan kamu untuk kembali di sini, meskipun sudah aku sakiti. Maaf bukan maksudku untuk seenaknya ada di hatimu. Tapi dulu itu sungguh kesalahan terbesarku yang sudah mengkhianatimu. “ Maaf” hanya kata itu yang selalu terucap di hati ini sekarang, meski kamu tidak mendengar itu. Kamu telah banyak mengajariku apa itu rasa sayang dan apa itu cinta lebih dari sekedar kata-kata saja. Terima kasih sudah membuatku mengerti itu semua. Kamu juga mengajariku apa itu luka, meski aku belum pernah merasakannya. Aku merasa sangat sedih mendengar semua curahan hatimu kepada temanmu. Kamu ...

Semua yang pertama, adalah kau.

Gambar
Aku duduk di sini, di tempat pertama kali kita bertemu. Aku masih ingat saat-saat indah bersamamu. Saat itu, Aku memegang tanganmu untuk yang pertama kalinya. Saat itu, aku memberanikan diri untuk mengucap kata cinta untuk yang pertama kalinya. Tetapi apa? kau membalasnya dengan luka  yang begitu menyakitkan untuk yang pertama kalinya, namun untuk selamanya. Aku sadar, sekarang kau sudah jauh lebih bahagia dengannya. Manusia yang lebih bisa kau harapkan, manusia yang mungkin lebih sempurna. Aku sadar, aku tidak lebih dari seorang manusia yang bahagia akan kekurangan yang selalu kucoba sempurnakan. Wajar, sangat wajar jika kau lebih memilihnya. Aku tak pernah marah akan hal itu. Tidak pernah sekalipun aku ingin menyimpan dendam apalagi berharap kau merasakan rasa sakit yang aku alami. Tidak, tidak sekalipun. Aku selalu ingin kau bahagia. Meski aku tahu bahagiamu bukanlah bersamaku. Aku tak pernah menganggapmu hina, jahat, atau seorang berengsek sekalipun. Aku sadar aku tak...