Aku menyesal.
Alya, aku merinduk an mu. Kamu yang selalu ada di sampingku. Mengajari aku banyak hal, membimbingku untuk menjadi seseorang yang lebih baik, juga selalu memberiku semangat setiap harinya. Aku jadi ingat kembali saat kamu memarahiku karena aku mencoba untuk merokok. Kamu mungkin marah sekali padaku. Meskipun aku sedikit merasa risih karena hal itu, tapi hati kecilku sangat tersentuh karena ada sese orang yang masih begitu perduli padaku meski itu bukan keluargaku. Bahkan keluargaku saja jarang memperhatikanku. Al , andai saja saja kamu tahu . K alau s aat ini aku menyesal telah meninggalkan sahabat sebaik dirimu. Aku menyesal telah mengabaikanmu demi kekasihku yang ternyata mengkhianatiku. Aku menyesal akan perbuatanku yang malah membuat kita jauh. Dulu kita sering berjanji untuk saling menjaga, saling memberi semangat dimana pun kita berada . J uga sejauh apapun jarak memisahkan kita. Tapi maaf, aku mengecewakanmu dan melanggar janji itu meski aku yang membuatnya. ...