Masa
Masa.
Ada masanya ketika aku merasa resah dengan keadaan yang ada. Masa dimana aku masih belum bisa beranjak dari keinginan kembali ke masa anak anak. Masa dimana aku hanya dipusingkan oleh setumpuk tugas sekolah yang harus aku selesaikan dengan segara. Masa dimana aku tidak harus memilih, mencari ataupun mengambil keputusan yang rumit.
Aku mengerti kehidupan harus berjalan. Bukan. Bukan harus berjalan. Tetapi memang sudah semestinya selalu berjalan. Walaupun aku hanya diam ditempat, tetapi kehidupan akan selalu berjalan. Aku harus berpacu dengan cepatnya waktu. Yang kuin
gat, sepertinya baru kemarin aku merasakan paparan bedak yang tertempel halus di pipiku. Entah itu setelah mandi atau juga ingin berangkat sekolah di pagi hari. Tapi ternyata masa sekolahku ditaman kanak-kanak sudah berlalu sangat lama. Sepertinya baru kemarin aku berjanjian untuk kembali bermain bentengan, galaksinan, kelereng dan sepak bola sewaktu jam istirahat dimulai nanti. Tapi ternyata masa itu sudah berlalu lama. Karena ketika ingin ku ucapkan kembali ajakan itu aku sadar kembali ternyata masa sekolah dasarku sudah tinggal terngiang indah di kepala. Sepertinya baru kemarin aku memikirkan kembali besok ingin membawa bekal apa ke sekolah. Bertanya ada tugas apa saja. Dan berjanjian untuk kumpul sepulang sekolah. Tapi ternyata hal itupun juga sudah tidak ada.
Aku rindu. Hanya itu mungkin yang aku rasakan. Bukan aku menyalahkan keadaan. Tapi seolah aku tidak mengerti apa yang harus aku lakukan. Aku seperti menemukan suatu keadaan dimana aku tidak mengerti apa yang harus kulakukan
Sedih. hal yang selalu kupikirkan, Ketika diri belum mampu untuk memberikan prestasi yang membanggakan di hadapan ibu dan ayah. Lemah. hal yang selalu kurasakan, ketika aku belum mampu menunjukkan pekerjaan yang bisa membuat mereka merasa berhasil karena diri yang sudah mereka besarkan.
Aku selalu berusaha, tidak lupa berdoa. Terutama selalu meminta kepda tuhan agar kedua orang tuaku selalu dijaga. Diberikan usia yang panjang hingga aku semakin dewasa. Diberikan kesehatan agar bisa kubahagiakan di masatuanya.
Sekarang, masa inilah yang sedang kujalani. Masa dimana sedang mencari jati diri. Masa dimana harus menyeimbangkan waktu yang terbagi dan harus diisi semaksimal mungkin dengan tujuan untuk menggapai prestasi, mendapatkan profesi, memberikan yang terbaik kepada kedua orang tua, dan menjalani kehidupan di masa muda dengan sebaik-baiknya.
MuhammadSeptiaji16.

Komentar
Posting Komentar